Tips Kehamilan 7 Bulan

Saat Anda hamil, tubuh Anda berubah dengan cepat. Tubuh Anda akan mengalami gatal-gatal dan keputihan yang meningkat saat bayi Anda tumbuh di dalam diri Anda. Ini adalah cara tubuh Anda mempersiapkan persalinan. Meskipun perubahannya akan terlihat, ada beberapa perubahan yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan tubuh Anda untuk persalinan yang akan datang.

Menghindari susu yang tidak dipasteurisasi

Jika Anda seorang wanita hamil, Anda harus menghindari susu yang tidak dipasteurisasi dan keju lunak. Mereka mengandung bakteri berbahaya yang dapat membahayakan janin Anda. Anda bahkan bisa terkena infeksi yang disebut Listeriosis jika Anda minum susu yang tidak dipasteurisasi. Meskipun jarang terjadi, Anda tidak boleh mengambil risiko tertular penyakit ini. Tes usap sederhana dapat mendeteksi apakah Anda mengidap penyakit ini. Jika Anda berpikir Anda mungkin memilikinya, bicarakan dengan dokter Anda tentang melindungi diri Anda sendiri.

Listeria adalah bakteri yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi bayi Anda yang belum lahir. Ini dapat menyebabkan berat badan lahir rendah, keguguran, lahir mati, dan bahkan kematian bayi baru lahir. Faktanya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS sangat menganjurkan agar Anda menghindari susu yang tidak dipasteurisasi selama kehamilan.

Menghindari aktivitas berdampak tinggi

Jika Anda ingin menjaga kesehatan bayi Anda, hindari aktivitas berdampak tinggi selama kehamilan 7 bulan Anda. Jenis aktivitas fisik ini dapat melukai bayi Anda, atau bahkan menyebabkan keguguran. Ini termasuk olahraga dengan dampak tinggi, seperti olahraga kontak atau sepatu roda, dan aktivitas yang meningkatkan risiko Anda jatuh. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk mendapatkan rekomendasi spesifik mengenai aktivitas mana yang harus Anda hindari.

Baca Artikel Lainnya  Tips Kehamilan Sehat untuk Membuat Kehamilan Anda Lebih Mudah dan Aman

Wanita hamil harus menghindari olahraga dengan start dan stop mendadak, seperti ski air, snowboarding, atau menyelam. Kegiatan-kegiatan ini dapat menyebabkan solusio plasenta, di mana plasenta terpisah dari dinding rahim. Kegiatan ini juga dapat menyebabkan persalinan prematur.

Menghindari makanan mentah

Menghindari makanan mentah selama kehamilan Anda sangat penting untuk kesehatan Anda dan bayi Anda yang sedang berkembang. Ada beberapa alasan untuk melakukannya, termasuk risiko infeksi salmonella, yang dapat menyebabkan komplikasi serius bagi Anda dan janin Anda. Ikan mentah, kerang-kerangan, dan telur mengandung bakteri dan parasit yang dapat membahayakan bayi, dan bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Kecambah mentah sangat berbahaya bagi bayi Anda yang belum lahir karena mengandung bakteri tingkat tinggi yang sulit dihilangkan. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan dan infeksi, itulah sebabnya mengapa yang terbaik adalah memasak kecambah sebelum memakannya.

Menghindari tidur miring

Langkah pertama untuk menghindari tidur miring selama kehamilan adalah mempelajari cara melakukannya dengan benar. Di Inggris, satu dari setiap 225 kehamilan berakhir dengan kelahiran mati. Studi MiNESS, yang diterbitkan dalam British Journal of Obstetrics and Gynecology, mengkonfirmasi temuan sebelumnya dari studi yang lebih kecil di Australia dan Selandia Baru. Studi ini menyoroti pentingnya tidur miring selama trimester terakhir.

Kebanyakan wanita tidak merasa nyaman tidur miring. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa tidur miring ke kiri dapat mengurangi risiko lahir mati dan berat badan lahir rendah. Selain itu, tidur miring ke kanan dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena preeklampsia, gangguan tekanan darah yang mengancam jiwa. Selain itu, tidur miring dapat menyebabkan rahim Anda tumbuh lebih besar, yang memberi tekanan pada aorta dan vena cava inferior.

Baca Artikel Lainnya  Tips Kehamilan 9 Bulan

Menghindari cairan ketuban yang bocor

Jika Anda mencurigai Anda mengalami kebocoran cairan ketuban selama kehamilan Anda, penting untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin. Tergantung pada seberapa banyak cairan yang bocor, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin ingin menilai kondisi Anda atau melakukan tes untuk memastikan penyebab kebocoran. Untungnya, sebagian besar wanita tidak akan mengalami keguguran saat mengalami gejala umum ini, meskipun cairan ketuban yang bocor bisa menjadi tanda peringatan akan persalinan yang akan datang.

Jika Anda hamil lebih dari 37 minggu dan masih mengalami masalah, perawat Anda dapat merekomendasikan induksi atau operasi caesar. Selama prosedur ini, perawat Anda akan memantau kesehatan Anda dan kesejahteraan Anda dan bayi Anda dengan cermat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *